Kupang, lldikti15.kemdiktisaintek.go.id – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan karier dosen sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Komitmen tersebut disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T., M.Eng., saat membuka kegiatan sosialisasi dan pendampingan percepatan jabatan fungsional dosen yang digelar secara daring melalui zoom meeting pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi, badan penyelenggara, serta pengelola perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah XV.
Dalam sambutannya, Prof. Adrianus menegaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan investasi dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya menjalankan fungsi akademik, tetapi juga mengemban amanah untuk mencetak generasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa dosen merupakan aktor utama dalam transformasi pendidikan tinggi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta percepatan jenjang karier dosen harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan yayasan penyelenggara.
Pemerintah, lanjutnya, telah menghadirkan berbagai kebijakan yang mendukung pengembangan karier dosen, mulai dari percepatan jabatan fungsional, fasilitasi sertifikasi dosen, pemberian tunjangan profesi, hingga tunjangan kehormatan guru besar. Menurutnya, apabila seluruh sistem tersebut berjalan dengan baik, maka dampak akhirnya adalah peningkatan mutu pendidikan tinggi dan kualitas layanan kepada masyarakat.
Prof. Adrianus juga menekankan bahwa jabatan fungsional dosen memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap peningkatan akreditasi program studi maupun institusi perguruan tinggi. Karena itu, setiap perguruan tinggi diharapkan memberikan perhatian serius terhadap pengembangan karier dosennya.
Pada kesempatan tersebut, LLDIKTI Wilayah XV memaparkan kondisi terkini sumber daya dosen di wilayah kerjanya berdasarkan data SISTER dan PDDikti. Saat ini tercatat sebanyak 3.146 dosen aktif, dengan 2.964 dosen tetap yang tersebar di berbagai perguruan tinggi swasta di Nusa Tenggara Timur.
Capaian yang menggembirakan juga terlihat pada peningkatan jumlah guru besar. Hingga saat ini, terdapat 19 profesor di lingkungan perguruan tinggi binaan LLDIKTI Wilayah XV. Angka tersebut meningkat sangat signifikan dibandingkan sekitar empat tahun lalu yang hanya berjumlah dua hingga tiga orang.
Selain itu, jumlah dosen yang telah memiliki jabatan fungsional Lektor juga terus mengalami peningkatan hingga mencapai lebih dari seribu dosen. LLDIKTI Wilayah XV optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring berbagai program pendampingan dan percepatan yang sedang dilaksanakan.
Prof. Adrianus mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar seribu usulan jabatan fungsional yang sedang berada dalam berbagai tahapan proses. Oleh sebab itu, LLDIKTI Wilayah XV terus melakukan pendampingan teknis, asistensi, dan monitoring agar proses pengusulan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.
“Kami berharap seluruh perguruan tinggi dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Peningkatan jabatan fungsional bukan sekadar memenuhi administrasi, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah XV berharap seluruh perguruan tinggi semakin aktif membangun tata kelola karier dosen yang lebih baik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat akreditasi institusi dan program studi, serta menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.