Kupang, lldikti15kemdiktisaintek.go.id — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV terus mempertegas komitmennya dalam mendorong peningkatan literasi digital di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan pembelajaran di era transformasi digital yang kian berkembang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan audiensi bersama Google Education Indonesia yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat LLDIKTI Wilayah XV, Kupang.
Audiensi ini dipimpin oleh Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah XV, Agustinus MBP Fahik, SIP., MA dan didampingi oleh beberapa Ketua Tim Kerja dan PIC LLDIKTI Wilayah XV. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Araya Pose W., selaku perwakilan Google Education Indonesia, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang Nere Setiawan Lede, serta Semuel Kasen bersama tim dari BPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi cerminan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan transformasi digital di bidang pendidikan.
Dalam audiensi tersebut, membahas berbagai arah pengembangan pembelajaran digital di dunia pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran masa depan. Sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian meliputi pengembangan pembelajaran yang lebih personal sesuai kebutuhan peserta didik, pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses belajar mengajar, serta penguatan konsep pembelajaran yang fleksibel dan dapat diakses dari mana saja tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan Google Education Indonesia memaparkan potensi pemanfaatan ekosistem Google dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Pemaparan tersebut mencakup empat pilar utama, yakni akses, capability, content, serta platform dan analytics, beserta penerapannya dalam teknologi pendidikan. Selain mendukung efektivitas pembelajaran, perhatian khusus juga diberikan pada pentingnya pembelajaran digital yang aman melalui layanan Google for Education, terutama dalam menjamin keamanan data dan perlindungan privasi pengguna di lingkungan pendidikan.
LLDIKTI Wilayah XV menyambut baik pemaparan tersebut dan menilai bahwa inisiatif ini sejalan dengan upaya peningkatan literasi digital di lingkungan pendidikan tinggi. Dukungan terhadap penguatan kapasitas digital ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pada kesempatan yang sama, Tim dari BPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur turut berbagi pengalaman terkait pemanfaatan Google Workspace yang telah diterapkan selama kurang lebih tiga hingga empat tahun di instansi mereka. Platform tersebut telah dimanfaatkan secara optimal oleh para guru dan tenaga kependidikan, serta dinilai efektif dalam mendukung proses pembelajaran, kolaborasi, dan pengelolaan administrasi pendidikan secara digital.
Sementara itu, Nere Setiawan Lede dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang menyampaikan bahwa sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Kupang juga telah mengadopsi platform digital serupa. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai sangat membantu proses belajar mengajar, meningkatkan efektivitas pembelajaran, serta memperluas akses peserta didik terhadap sumber belajar digital.
LLDikti Wilayah XV menyambut positif hal tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat literasi digital dan mendorong transformasi pendidikan yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pembelajaran di masa depan.