Kupang, lldikti15kemdikbud.go.id— Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah XV, Agustinus MBP Fahik, S.IP., MA, membuka secara resmi Rapat Evaluasi Pengukuran Kinerja Anggaran dan Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Triwulan IV yang digelar di Hotel Harper Kupang. Kegiatan ini diikuti para PIC, anggota tim kerja, serta perwakilan unit-unit di lingkungan LLDIKTI XV. Hadir sebagai narasumber, In Setyo Utomo, Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran ID Kanwil DJPb Provinsi NTT, yang memberikan pemaparan terkait evaluasi pelaksanaan anggaran dan rekomendasi peningkatan kinerja.

Dalam sambutannya, Agustinus menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kerja keras seluruh tim selama satu tahun anggaran. Ia menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi antar-PIC serta unit kerja menjadi faktor penting yang memungkinkan LLDIKTI XV dapat menyelesaikan sebagian besar target IKU dan merealisasikan anggaran hingga penutupan Triwulan IV.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kinerja semua PIC dan tim kerja sehingga sampai TW 4 kita berhasil menyelesaikan kegiatan untuk mencapai IKU dan anggaran,” ungkapnya.
Agustinus menyoroti keberhasilan program Gentaskin sebagai salah satu inovasi unggulan yang terus menunjukkan dampak positif. Program ini dinilai berhasil menggerakkan partisipasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan program studi untuk bekerja sama menangani isu stunting dan kemiskinan di NTT. Menurutnya, keterlibatan aktif mahasiswa dalam program tersebut menjadi bukti bahwa LLDIKTI XV mampu mengembangkan model kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Agustinus memberikan apresiasi kepada tim kerja sama yang telah berhasil memfasilitasi pembentukan konsorsium bersama Gubernur dan Menteri, sebuah langkah strategis dalam penguatan jejaring dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia juga menyoroti kontribusi tim kelembagaan yang terus mendorong peningkatan akreditasi serta mutu pendidikan di perguruan tinggi swasta (PTS) wilayah kerja LLDIKTI XV.
Dalam sesi evaluasi Nilai Kinerja Anggaran (NKA), Agustinus menyampaikan adanya beberapa kekurangan yang perlu menjadi perhatian, terutama pada Triwulan III dan IV. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyesuaian telah dilakukan sehingga capaian kinerja anggaran dapat kembali naik dan berada pada posisi yang lebih baik menjelang penutupan tahun.
Ia menambahkan bahwa hasil evaluasi dari pertemuan ini akan menjadi landasan penting dalam penyusunan rencana program dan kegiatan tahun 2026. Forum evaluasi, menurutnya, tidak hanya menjadi ruang untuk menelaah pencapaian, tetapi juga wadah pertukaran pengalaman antar-PIC guna memperkaya wawasan dan strategi peningkatan kinerja di masa mendatang.
Menutup sambutan, Agustinus menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber atas kontribusi dan pendampingan yang diberikan.
“Terima kasih untuk kehadiran Pak Setyo yang telah membantu menyempurnakan kinerja kami dan memberikan evaluasi terhadap hasil kerja kami,” tutupnya.

Setelah sesi pemaparan materi oleh narasumber, agenda dilanjutkan dengan laporan dari masing-masing tim kerja LLDIKTI XV. Setiap tim memaparkan hasil kinerja dan capaian program selama Triwulan IV, termasuk kendala yang dihadapi serta langkah-langkah strategis yang telah dilakukan untuk memenuhi target IKU dan realisasi anggaran. Laporan ini menjadi dasar diskusi untuk mengidentifikasi perbaikan dan inovasi yang perlu diterapkan di periode mendatang.
Kegiatan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dan terbuka. Para peserta secara aktif mengidentifikasi berbagai peluang perbaikan serta merumuskan strategi untuk memperkuat capaian kinerja LLDIKTI Wilayah XV pada tahun berikutnya, dengan harapan mampu menghadirkan peningkatan kualitas layanan dan tata kelola pendidikan tinggi di wilayah Nusa Tenggara Timur.